Caruban Kapan Berubah…..??????

Caruban kapan berubah……????? mungkin ni pertanyaan banyak yang setuju tp kalo ga setuju ya monggo hee….. Mungkin perubahan disini sich ga ekstrem gitu maksudnya, tp yang simple-simple aja :

Tata Kota Caruban…..em….mang Caruban dah jadi kota???? hee…. kota kecil yang lama ga jadi besar he…. Caruban tuh kalo ditata seperti areal parkirnya ato tempat-tempat umum, kantor-kantor to taman kota mungkin akan menjadi kota kecil yang bisa disebut kota. Dari pengamatan sich masih semrawut, parkir masih belom terfikirkan matang, ambil contoh di sekitar pasar Caruban parkir masih agak semrawut biar dah ada tempatnya, tapi dipinggir jalan raya kan kurang safe gitu. Ato disekitar jalan raya Caruban Ngawi pokoknya turun kendaraan trus parkir, wis budaya nenek moyang dipake heee…. Ga hanya masalah parkir aja, masih banyak contoh untuk bisa mewujudkan ruang kota yang lebih baik.

Keamanan…… Masalah yang sangat komplek buat kehidupan bermasyarakat, Caruban masih sangat rawan tindak kriminal. Posisi kota Caruban masih strategis untuk itu karena menjadi pusat kota diantara desa-desa kecil yang notabene masyarakat yang berkumpul di Caruban datang dari berbagai komunitas tertentu. Akan banyak terjadi gesekan-gesekan antar masa yang paling pasti tuh yach para pemudanya gitu…..istilahnya Senggol Bacok heee…. masalah kecil bisa menjadi besar. Perampokan, perampasan maupun pencurian menjadi hal wajar mengingat sekarang banyak kasus yang sudah terekspos. Kita menjadi bagian dari semua ini, kita wajib menjaga lingkungan agar selalu tercipta kedamaian, semua berawal dari lingkungan sendiri dan akan tersebar luas.

Sebenernya sich masih banyak cara untuk membuat kota Caruban ini tuh bisa sedikit lagi berubah. Pribadi masing-masing sangat berpengaruh demi terciptanya ini semua. Kalo kita hanya menunggu Bapak-bapak Ibu-ibu para pejabat sich yo podo ae,,,,,,,mereka tuh pada sibuk dengan urusan masing-masing ga hanya mikir perubahan kota, jadi biarkanlah kita hanya berdoa biar beliau-beliau ini ingat ma kota Caruban amiiin…..

Kalo bisa dirubah mungkin kota ini ga hanya mengandalkan kota Madiun untuk tujuan, seperti belanja, bermain ato sekedar refresing. Banyak daerah-daerah sekitar wilayah Caruban yang ga kalah dengan tempat-tempat lain. Kalo pengen wisata alam kita bisa ke wilayah utara, seperti Kedungbrubus, Saradan wilayah timur Caruban, lereng gunung Pandan, selatan ke daerah Santan dan sekitarnya. Wisata kuliner, kalo masalah ini banyak banget ga bisa disebutin disini ya karena ntar dikira da konspirasi gitu hee…..kuliner tergantung selera masing-masing. Malam warung kopi banyak bertebaran di wilayah Caruban, kalo itu bisa di jadikan tempat untuk kumpul-kumpul juga bisa kan ga harus ke alun-alun ato stadion Madiun, kita juga punya stadion loooh…. Wisata bermain, kita masih kurang kalo masalah yang satu ini, yang ada cuma kolam renang dan itu pun masih sekedar untuk berenang.

Monggo bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mbak-mbah, adik-adik n mbah-mbah sedoyo, kapan ngrubah kota Caruban disumangga’aken…..

Komentar-komentar akan sangat ngebantu kita untuk bisa ngewujudkan ini semua……

-cb-

Makna Ramadhan

Bulan Ramadhan selain bulan yang penuh berkah sebenarnya mempunyai beberapa nama julukan. Nama-nama itu merefleksikan makna keberkahan Ramadhan yang dapat diraih bagi yang menjalaninya dengan benar. Tulisan ini sebenarnya ulasan dari suatu artikel yang saya baca setahun yang lalu di beberapa situs Internet yang menjelaskan nama-nama lain bulan Ramadhan. Tapi, meskipun informasinya sudah beredar lama di masyarakat, tidak ada salahnya juga kan kalau kita mengingat kembali makna dan hikmah nama-nama bulan Ramadhan yang dikenal Umat Islam.

Bagi Umat Islam, pengidentifikasian nama-nama bulan Ramadhan dengan berbagai sinonimnya sebenarnya mengandung maksud. Nama-nama itu diungkapkan dengan singkat dan tepat sebagai “pengingat cepat atau penggugah” dan “keywords” tentang apa yang sebaiknya dilakukan di bulan tersebut. Selain itu, nama-nama bulan Ramadhan juga menyatakan berkah dan maghfirah yang dapat diraih pada kondisi dan suasana paling baik selama satu tahun ke belakang dan ke depan (Ramadhan tahun depan seandainya masih bisa diberi umur).

Demikian banyaknya keutamaan dan peluang untuk berubah di hadapan Allah SWT di bulan Ramadhan ini hingga bulan Ramadhan sering dikiaskan dengan perumpamaan Tamu Agung yang istimewa. Perumpamaan dan keistimewaan itu tidak saja menunjukkan kesakralannya dibandingkan dengan bulan lain. Namun, mengandung suatu pengertian yang lebih nyata pada aspek penting adanya peluang bagi pendidikan manusia secara lahir dan batin untuk meningkatkan kualitas ruhani maupun jasmaninya seoanjang hidupnya.

Karena itu, Bulan Ramadhan dapat disebut sebagai Syahrut Tarbiyah atau Bulan Pendidikan. Penekanan pada kata Pendidikan ini menjadi penting karena pada bulan ini kita dididik langsung oleh Allah SWT. Pendidikan itu meliputi aktivitas yang sebenarnya bersifat umum seperti makan pada waktunya sehingga kesehatan kita terjaga. Atau kita diajarkan oleh supaya bisa mengatur waktu dalam kehidupan kita. Kapan waktu makan, kapan waktu bekerja, kapan waktu istirahat dan kapan waktu ibadah. Jadi, pendidikan itu berhubungan langsung dengan penataan kembali kehidupan kita di segala bidang.

Menata kehidupan sesungguhnya bagian dari proses mawas diri atau introspeksi. Jadi, bulan Ramadhan sesungguhnya bulan terbaik sebagai masa mawas diri yang intensif. Proses mawas diri melibatkan evaluasi diri ke wilayah kedalaman jiwa untuk dinyatakan kembali dalam keseharian sebagai akhlak dan perilaku mulai yang membumi. Tentunya evaluasi ini didasarkan atas pengalaman hidup sebelumnya yaitu pengalaman atas semua peristiwa dan perilaku sebelas bulan sebelumnya sebagai ladang maghfirah yang sudah disemai dan ditanami pohon benih-benih perbuatan. Selain itu, evaluasi juga mencakup taksiran untuk kehidupan di masa depan, baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Pada masa Rasulullah peperangan fisik banyak terjadi pada bulan Ramadhan dan itu semua dimenangkan kaum muslimin. Peperangan fisik di masa Rasulullah adalah suatu keharusan yang tidak dapat ditolak karena situasi dan kondisi yang dihadapi saat itu. Namun, seperti diungkapkan dalam hadis Nabi seusai Perang Badar, yang paling berat adalah peperangan kita untuk berjihad melawan hawa nafsu sendiri. Karena itu bulan Ramadhan sering disebut sebagai Syahrul Jihad dengan fokus pada pengendalian hawa nafsu diri sendiri (yaitu Wa Nafsi, simak QS 91:7).

Jihad melawan nafsu adalah ungkapan untuk menyucikan dan memurnikan nafsu kita untuk kembali semurni-murninya, yaitu dalam keadaan fitri. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari firman Allah dalam QS 91:7-10 dan beberapa ayat lainnya yang berbunyi senada yaitu menyucikan jiwa. Menyucikan Jiwa adalah syarat yang mengiringi proses awal penerimaan wahyu yaitu IQRA (simak QS 96:1-5). Hal ini tentunya erat kaitannya dengan buah dari pendidikan jiwa secara intuitif maupun intelektual murni (atau intelek awal), dengan rasionalitas dan penyingkapan tabir-tabir gelap jiwa kita yang sejatinya “Ummi” dan “Fakir” di hadapan Allah, Rabbul ‘Aalamin (Pencipta, Pemelihara dan Pendidik semua makhlukNya).

Dari kedua pengertian nama bulan Ramadhan sebagai Bulan Pendidikan dan Bulan Jihad Melawan hawa nafsu tersebut, maka terungkaplah kemudian nama bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an. Al-Qur’an pertama sekali diturunkan di bulan Ramadhan dan pada bulan ini sebaiknya kita banyak membaca dan mengkaji kandungan Al-Qur’an sehingga kita faham dan mengerti perintah Allah yang terkandung di dalamnya. Karenanya, penamaan Syahrul Tarbiyah dan Syahrul Jihad sebenarnya berhubungan dengan suatu prakondisi sebelum Nabi Muhammad SAW menerima al-Qur’an sebagai Wahyu yang diwahyukan. Dalam konteks ini maka bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an sebenarnya merupakan peluang bagi semua Umat Islam yang bersyahadat dengan Nama Muhammad untuk mengkaji dan menggali nilai-nilai spiritual al-Qur’an untuk dinyatakan menjadi akhlak mulia alias akhlak Muhammad alias akhlak Qur’ani.

Pendek kata, Bulan Ramadhan sebenarnya merupakan napak tilas bagi semua Umat Islam untuk memakrifati perjanjiannya dengan Allah SWT (syahadatnya) sebagai manusia yang dilahirkan dan berkembang untuk menjalani hidup dengan kesadaran kudus. Napak tilas ini dilakukan lebih intim di Bulan Ramadhan dimana Umat Islam diharapkan dapat mengalami keadaan jasmani dan ruhani yang mirip dengan yang dialami Nabi Muhammad SAW ketika Al Qur’an turun ke Bumi. Inilah rahasianya kenapa di bulan ini ada yang disebut penyendirian total dengan I’tikaf di masjid pada 10 terakhir bulan Ramadhan dan ada malam Lailatul Qadar atau malam 1000 bulan. Karena itu, menurut saya, Ramadhan dapat disebut juga sebagai bulan napak tilas Nuzulul Qur’an dan Pemurnian Pengetahuan Tauhid dengan Aslim dan Islam yang lurus seperti halnya moyang Nabi Muhammad SAW dulu yaitu Ibrahim a.s yang memenggal kepala berhala yang dipuja kaumnya. Dari sini makna jihad melawan hawa nafsu pun dapat diungkapkan kembali sebagai jihad untuk memenggal kepala berhala-berhala hawa nafsu yang masih bercokol di dalam hati Umat Islam.

Selain prosesi yang bersifat keruhanian dengan pendidikan dan penerapan praktisnya, di bulan Ramadhan kita merasakan sekali suasana ukhuwah diantara kaum muslimin terjalin sangat erat dengan selalu berinteraksi di Masjid/Mushollah untuk melakkukan sholat berjama’ah. Dan diantara tetangga juga saling mengantarkan perbukaan sehingga antara kaum muslimin terasa sekali kebersamaan dan kesatuan kita. Syahrrul Ukhuwah adalah dimensi praktek yang dinyatakan bersamaan dengan pendidikan jasmani dan ruhani di bulan Ramadhan.

Seiring dengan semua itu, maka semakin jelaslah bahwa Bulan Ramadhan disebut juga sebagai Bulan Ibadah karena pada bulan ini kita banyak sekali melakukan ibadah-ibadah sunnah disamping ibadah wajib seperti sholat sunnat dhuha, rawatib dan tarawih ataupun qiyamullai serta tadarusan al-Ar’an. Bahkan dalam pengertian yang lebih luas, dimana semua makhluk diciptakan Allah sebagai hambaNya, maka semua aktivitas jasmani dan ruhani kita di Bulan Ramadhan dilatih untuk selalu menyatakan kebiasaan-kebiasaan luhur bahwa semua aktivitas kehidupan kita sejatinya adalah ibadah kepadaNya. Inilah dimensi makrifat Ramadhan ketika Umat Islam memasuki ketakwaan sesungguhnya sebagai tujuan dari diwajibkannya puasa (QS 2:183).

Untuk menjadi manusia takwa, peningkatan kualitas kemanusiaan terjadi di wilayah lahir maupun batin. Artinya dengan pemaknaan, pemahaman, ilmu dan tindakan yang seimbang dengan Kehendak Allah. Dengan hati, akal, dan perbuatan seluruh bagian tubuh manusia. Puasa Umat Islam di Bulan Ramadhan, akhirnya memang bukan sekedar menahan lapar dan haus secara harfiah. Namun, meliputi seluruh kenyataan diri kita sebagai makhluk yang berjasad, berjiwa, dan diberi amanat Ilahi untuk mengungkapkan jati diri kekhalifahanNya (kemampuannya untuk menerima amanat Pengetahuan Tauhid).

Karenanya, tolok ukur keberhasilan seseorang menjalankan puasa Ramadhan sebagai manusia yang takwa justru akan terlihat bukan hanya saat puasa dilaksanakan semata. Hasil puasa Ramadhan yang optimal dengan kiasan 1000 bulan, justru harus lebih banyak mempengaruhi perilaku manusia di waktu sesudah puasa, yaitu 11 bulan ke depan sampai kematian tiba. Penekanan dengan sisipan “harus” ini untuk mengingatkan kita supaya jangan menjadi bodoh dan lalai kembali seolah-olah Umat Islam hanya menjadi umat yang baik di bulan Ramadhan dan menjelang Iedul Fitri saja. Suasana Ramadhan harus dapat disebarkan kedalam rentang waktu 11 bulan kedepan setelah Ramadhan dan Iedul Fitri. Itulah sebenarnya Ladang Maghfirah yang harus mulai kembali diolah terus menerus untuk ditanami dengan amaliah kehidupan untuk menghasilkan buah-buah kehidupan yang paripurna.

Ladang Maghfirah adalah modal sekaligus peluang bagi manusia untuk kembali sadar dan berjalan di jalan Shirathaal Mustaqiim dan sampai dengan selamat di hadirat Allah SWT. Peluang ini berlaku bagi semua umat Islam yang dewasa dan bertanggung jawab, yang jiwanya selama menjalani kehidupan telah terkontaminasi oleh berbagai perbuatan yang tidak patut dalam ukuran norma Iman dan Islam. Tidak ada batasan ketika peluang itu dinyatakan saat Ramadhan yaitu bagi semua perbuatan yang dilakukan dengan sengaja ataupun tidak. Karena itu, di bulan Ramadhan yang diwajibkan untuk berpuasa dengan tujuan menjadi takwa, maka jiwa Umat Islam sesungguhnya “dapat” diperhalus kembali ke posisi fitri untuk melangkah kembali ke masa depan dan menjalani kehidupan dengan cerapan makna yang semakin meningkatkan kualitas kemanusiaannya (yaitu sebagai manusia takwa).

Ramadhan, kembali dan selalu akan kembali selama kita masih hidup. Dan selama kita hidup pula, Allah SWT selalu menyediakan waktu ampunan bagi semua manusia, khususnya Umat Islam, untuk berdekat-dekatan dengan keintiman khusus yang disebut Bulan Ramadhan. Jadi, luruskanlah niat untuk beribadah Ramadhan dengan totalitas kehambaan di hadapanNya, tertunduk dan berserah diri padaNya dengan jujur guna meraih ketakwaan sesungguhnya. Marhaban Ya Ramadhan, dalam kesempatan ini, saya sekaligus mohon maaf lahir dan batin kalau ada salah tulis atau salah kata.

Sumber : http://azwarti.wordpress.com/2007/09/14/makna-makna-dan-hikmah-hikmah-bulan-ramadhan/ (tengkyu,,,,tulisannya bagus….)

Caruban Karnaval

Caruban Karnaval

M E R D E K A……

HUT RI Ke-64

Caruban Karnaval

Kemaren, Sabtu 15 Agustus 2009, Caruban da rame-rame, ada gawe buat meriahin HUT RI Ke-64, acara karnaval. Pesertanya dari unsur pendidikan dan umum. Sayang sekali, acara karnaval dari tahun ketahun tetep kayak gitu-gitu aja. Sebenernya karnaval panganan opo sich???????

KARNAVALAsal-muasal nama “karnaval” masih diperdebatkan. Menurut salah satu teori, nama itu berasal dari Bahasa Latin carrus navalis (“gerobak kapal”), yang mengacu pada gerobak dalam suatu pawai keagamaan, seperti gerobak yang digunakan dalam arak-arakan keagamaan pada perayaan tahunan untuk menghormati dewa Apollo. Caruban KarnavalNamun menurut sumber-sumber yang lain, nama karnaval bersal dari Bahasa Italia carne levare yang berarti “mengenyahkan daging”, karena daging dilarang selama masa prapaskah. Menurut teori lain, nama karnaval berasal dari ungkapan dalam Bahasa Latin Kuno carne vale, yang berarti “selamat tinggal daging”, yang menunjukkan bahwa saat tersebut adalah hari-hari terakhir orang boleh makan daging sebelum berpuasa selama masa prapaskah.

Start dari lapangan Ngampel mlaku sampek  lapangan Bungkus Mejayan da yang semaput barang hee…… Meriah, tapi masih kurang banget. Banyak pesertanya yang belum membuat ide-ide baru sing bisa Caruban Karnavalmembuat acara karnaval ni dikenang terus…. Yach, paling-paling kurang ato terbatasnya dana, itu sich wis umu ga usah ditanyakan lagi. Tapi kalo semua da niat dan da pengorbanan dan sedikit memutar otak pasti semua bisa diatasi,,,iyo pora haa…..

Tapi ya udalah semua tergantung pribadi masing-masing. Yang penting Caruban Caruban Karnavalkemaren meriah, walopun cuma sedilut haaa……

MERDEKA pokok’e……

Caruban Karnaval

Caruban Karnaval

Caruban Karnavalkarnaval3B

mercing band

Caruban Facebook he…..

he….lama ga nulis-nulis yach….biasa masih da kesibukan lain….  mo nulis dikit tentang Facebook…. ga mungkin kalian-kalian ga tau pa itu Facebook….. warnet-warnet yang da di Caruban penggunanya dah banyak yang tau pa tu situs yang pernah diharamkan, tapi tetep aja masih banyak yang akses….

Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.

Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak September 2006, orang dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.

Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.

Bocah Caruban “Kebablasan…”

“Ya Tuhan…ampunilah dosaku….”

Itu doa yang terus aku panjatkan kepada Yang Maha Kuasa kemaren….

Awal mulanya seperti ini,,,,(ngene looh critane…)

Sekitar pukul 09.00 (kurang lebihnya seperti itu…) aku maen kesalah satu warnet deket rumah sebelah pasnya didepannya gitu….. (weh mbulet…) suasana warnet tu mang rame jadi q hanya ngobrol dengan temen yang nunggu billing internet, ngobrol ngalor ngidul mboh sampai berapa jam, datang 4 orang anak, masih SD dan wajah anak itu ga bakal ilang nek pas kembali lagi ketempat itu…. eling poool pokok’e…..

projektbeschr_screenshot-copy

Seorang anak cowok dengan tiga orang anak cewek, dari logat mereka berempat sangat akrab dan sangat-sangat saling mengenal. Dari umur mereka sekitar 10-11 tahun (ga jelas wong aku bukan paranormal…) yach kelas 5 ato 6 SD gitu dah….. Mereka masuk setelah ada pelanggan warnet itu ada yang keluar, sebelumnya aku tahu mereka berempat mondar-mandir disekitar warnet, naik sepeda mini sendiri-sendiri. Dari tampang mereka aku yakin mereka anak orang mampu, dari pakaian dan dandanannya. Yang cowok imut manis (nek gede mesti banyak yang suka mestinya, wong dari kecil dah keliatan keren…) yang cewek manis dan yang pasti juga enak dilihat tampangnya.

Mereka langsung buka computer sendiri dalam 1 KBU, mereka begitu asyik dan kelihatan begitu terbiasa. Entah berapa lama mereka mengenal media internet sampai-sampai kelihatan begitu asyik, mungkin karena banyak informasi ato emang sering begitu,,,,(hanya mereka yang tahu….). Setelah beberapa saat (paling setengah jam boz….) mereka ingin pindah KBU dan seorang temen penjaga billing bilang “ya pindah aja…”. Aku ma temenku nyeletuk “ngko mbuka situs porno kang????”, “iyo paling….” he…he…he…..

Setelah aku ma temen-temen yang lain umyek dewe-dewe,,,,cewek dari kelompok tadi tanya “mas kok lambaaat…” (dengan wajah agak tegang dan ragu-ragu…) dan kebetulan sekali posisi aku yang paling deket dengan KBU itu, maka berjalanlah diriku ke KBU tadi. “weh dik nek buka situs ojo akeh-akeh, marahi lemot….” aku bilang gitu ke mereka, aku ga tahu apa yang ada di situs tadi, aku cuma liat monitor cuma gambar coklat tanda loding gituh….. “iki lo mas sing mbuka…” jawab cewek kesil yang manis, “hallah opo tow….” jawab cowoknya dan terdengar saling menyalahkan mereka itu. “wis ga pa pa, tapi ntar lagi jangan buka banyak-banyak dalam satu computer, ntar lodingnya lama” aku teruskan nasihatku….. Aku langsung pegang mouse untuk close salah satu situs, tapi nak yang cowok bilang “ga usah mas, tak matiin sndiri…” dengan megang mouse kenceng-kenceng…. Tapi pada waktu itu aku langsung ambil gitu aja, yach cuma curiga gitu….. Dwueeeeeeng……..aku liat adegan gituan (situs pidio streaming porno pisan…..) yang masih loding, wuuuuik…..uuuapik tenan,,,,,he,,,he,,, (heh hus,,,,,,) langsung aku close gitu aja, dan sedikit kaget and giman gitu aku bilang ke mereka “kok buka situs-situs beginian tow leee….. tak aturke simbokmu lo ngko….” “iki lo mas yang buka…” sambil menunjukkan jari kearah si cowok dengan jawaban kompak para cewek-cewek kecil tadi…. “Wis ga usah nyalahne to…..ga boleh….” ya aku ngomong gitu….. Lalu aku tinggalkan mereka dengan sedikit ketawa, kok bisa yach he….. Mereka sangat begitu tahu dan terbiasa dengan hal-hal seperti itu (keliatan dari situs yang mereka buka semua pidio streaming….) dari mana mereka tahu aku juga kagak tau dah,,, pasti dari seseorang yang pernah bilang ato temen-temen sebaya mereka, tapi yang jadi masalah, kok udah berani dan cepet nyantol nek masalah begituan…. Weeh hebat juga anak-anak kecil Caruban nich….

Dalam hati kecil aku cuma berdoa moga aja ga semua anak kecil Caruban seperti itu. Pengawasan dan pembinaan usia sekolah masih sangat kurang kalo menurut aku sich, tapi seiring banyaknya informasi tentang segala hal, maka banyak pula kejadian-kejadian yang menurut kita ga’ mungkin bisa terjadi. Kita sebagai orang tua seharusnya bisa mengendalikan semua itu, semisal orang tua tidak tahu aktifitas yang dilakukan oleh para anaknya maka hal-hal yang tidak kita inginkan pasti akan sangat mudah terjadi.

Kapan semua ini akan terkendali……..

Hwoooiiii…..

Tulung bagi yang baca and tahu link-link yang bisa nyebarin berita ini ke orang tua anak-anak itu, tolong gimana caranya agar memproteksi anaknya dari hal-hal yang disenangi oleh kaum dewasa (heh….kok ngono to…) oh iya hal-hal yang dilarang dilihat oleh anak-anak dibawah umur…..

Wah bisa gawat boz kalo gini terus…..

Kejadian ini ga direkayasam dan semua ini ada saksi dan bisa dibuktikan kebenarannya…..

-Che-

Bocah Caruban “Genk Cewek”

Bocah-bocah Caruban bikin Genk yuuuk….he…..

Istilah genk awalnya sih identik sama cowok, trus prilakunya metal, urakan dan suka kebut-kebutan (persis bocah2 sini he……). Tapi pada perkembangannya istilah genk bisa juga bermakna luas. Bahkan banyak juga anak cewek yang menyebut kelompoknya dengan sebutan genk juga. Hal ini terjadi karena manusia memang pada dasarnya adalah makhluk sosial (bukan IPA,,,). Di Caruban khususnya di skul-skul pavorit dah banyak dijumpai Genk-genk Cewek,,,, ada yang dari kelas X sampai kelas XII. Semua sudah mengenal istilah Genk (menurut mereka sich….) ga bisa disebutkan berapa banyak jumlah Genk Cewek di Caruban ni, karena akan menimbulkan banyak masalah nantinya, kemaren yang ngasih info bilang ga usah disebutin dech heee,,,,,,,,, tapi banyak wis…….

Nggak ada manusia yang bisa hidup sendiri tanpa ada interaksi dengan orang lain. Jadilah, mereka berkelompok untuk mewujudkan satu tujuan atau kepentingan dalam hidup. Walah, penjelasannya formil banget kayak belajar sosiologi neh. Nggak kok, ini cuma pengantar aja biar kamu pada ngeh makna genk yang akan dibahas kali ini.

Karena cewek, biasanya aktivitasnya juga beda banget sama genk anak cowok. Biasanya sih mereka suka ngerumpi, ngobrol ngalor-ngidul, jalan-jalan ke mal cuci mata, bersikap ganjen, dan suka hura-hura (babon mesti ngono iku heee…..petok…petok…..).

Tapi nggak semua genk anak cewek berperilaku negatif kayak gitu. Ada juga genk anak cewek yang suka banget kumpul untuk belajar kelompok, membahas hal yang berguna semisal diskusi tentang fenomena remaja saat ini, saling mengajak kepada kebaikan bahkan sampe ngajakin teman-teman yang cewek untuk ngaji. Jadi istilah genk itu sudah mengalami pergeseran makna (moga aja bocah Caruban ada yang begini amiiiin….). Ni da rekaman dari pedio tetangga sebelah tentang kekerasan Genk Cewek….. “tawuran genk cewek” klik disini
“ato yang ini” klik disini juga

So, bisa kok kamu bikin genk positif ala cewek sholihah. Anggota-anggotanya bisa semua orang?آ  yang bejenis cewek tanpa membeda-bedakan status ekonomi, kedudukan, pangkat dan keturunan. Gimana caranya? Simak terus yah.

Niat, tujuan, dan ikatan kudu bener

Yup, awal dari semua perbuatan adalah niat. Ketika kamu pingin bikin genk ala cewek keren beken tapi sholihah, niat ini harus sudah kamu benerin sejak awal. Apa sih niat kamu bikin genk? Trus, apa tujuannya? Visi dan misinya gimana? Jangan asal buat aja……..biar terkenal gituuuh……

Kalo niat awal sekadar buat ikut-ikutan aja supaya dibilang keren di saat semua teman sebaya bikin genk, percuma Non. Kamu nggak bakal dapat apa-apa dari niat seperti ini. Beda kalo kamu bikin genk cewek yang niatnya adalah untuk membuat kelompok atau jaringan kebaikan. Syukur-syukur bisa menjadi counter atau penolak dari genk sebaliknya, yaitu genk keburukan. Ga dapet pahala tapi Neraka…….

Kalo niat ini sudah bener, maka tujuan yang menjadi misi dan visi genk juga jadi bener. Tetapkan apa yang menjadi tujuan, visi dan misi kamu membentuk genk cewek. Belajar kelompok, ngaji bareng, saling menasehati dalam kebenaran dan kebaikan adalah contoh visi dan misi yang bisa kami adopsi. Ngajinya di Kyai yang bener juga, jangan asal-asalan……(da kasusnya loooh,,,,tapi ga usah dibahaas wis…..)

Oya, jangan cuma bermodal semangat doang, lho. Karena apa? Karena bila kamu mengandalkan dengan modal ini aja, maka usia genk kamu nggak bakal tahan lama (rog…rog asem……istilahe wong jowo……). Yang namanya semangat ada kalanya bisa habis. Apalagi kalo udah terbentur dengan kepentingan pribadi, pasti udah nggak bisa komit lagi.

Beda kalo sedari awal niat yang dicanangkan sudah kokoh, mantap dan bener. Sekuat apa pun badai berhembus, pasti deh genk kamu ini akan makin solid aja. Apalagi kalo didukung dengan sesuatu di antara kalian yang mengikat kuat.

Siapa aja anggotanya?

Sapa aja bisa jadi anggota asal mematuhi apa aja yang kita tentukan. Kalo ada anggota kelompok yang nggak mematuhi, bisa dikenai sanksi atau bahkan didiskualifiasi alias dikeluarkan.

Misalnya saja ada anggota yang suka STMJ. Bukan susu telor dan jahe, tapi Sholat Terus Maksiat pun Jalan (nyontek dari pak Kyai sebelah heee….). Ngaji dan belajar getol, tapi pacaran juga pol. Nah, kalo ada anggota yang punya gelagat ke arah sini, kamu or teman-teman yang lain bisa menasehati dan mengingatkannya. Kalo tetep keukeuh untuk setia pada jalan kemaksiatan, udah nggak usah pake kompromi. Pecat aja, bleh! (ini gaya preman apa Pak Ogah neh? Hihihi)

Karena ada tipe orang yang mengadopsi sifat bunglon alias plin plan. Kalo kumpul sama para jilbaber, ikutan pake jilbab. Tapi kalo kebetulan kumpul sama anak yang hobi dugem, maka dia bakal ikutan juga. Alasannya sih biar fleksibel. Nggak usah kaku-kaku banget dalam bergaul. Idih, yang hak dan yang batil kok dicampur aduk. Ibaratnya air susu dicampur dengan air comberan. Emang kamu mau meminumnya? Naudzubillah banget tuh.

Aktivitas genk juga kudu bener

Setelah niat dan tujuan bener, maka aktivitas or kegiatan genk juga kudu bener. Gak ada ceritanya tujuan menghalalkan segala cara. Misal nih, niat dan tujuan belajar dan ujian di sekolah ingin membahagiakan orangtua. Tapi cara kamu meraihnya dengan mencontek, misalnya. Yang begini neh yang nggak boleh. Tujuan emang mulia, tapi cara kamu salah besar, gitu lho.

Begitu juga bila kamu udah gabung dengan genk cewek keren beken dan sholihah ini. Dengan tujuan mendakwahi anak Cheerleaders, kamu sendiri malah ikutan gabung di dalamnya. Atau nih, dengan alasan mendakwahi aktivis rohis yang pacaran, kamu jadi SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) dengan ikhwan. Bahkan nggak sungkan untuk ikut terjerumus menjadi aktivis pacaran dengan dalih dakwah. Hiiiأ¢â‚¬آ¦ngaco banget tuh!

Aktivitas itu kudu baik dan benar. Baik maksudnya ikhlas karena mencari ridho Allah saja, bukan karena pingin pujian dari sang ketua genk atau pun dari ketua Rohis yang kebetulan si ikhwan cakep. Sedangkan benar maksudnya adalah sesuai dengan tuntunan syariat. Karena sesungguhnya tujuan tidaklah menghalalkan segala cara.

Misalnya aja kamu dan genk bertujuan untuk mewarnai kegiatan di OSIS supaya lebih keren. But, ternyata kalo kalian rapat suka ikhtilat alias campur baur antara laki-laki dan perempuan. Belum lagi kegiatan yang diselenggarakan cuma sebatas pentas seni dengan band yang kedumbrangan. Udah gitu meet & greet dengan artis terkenal di sebuah kafe atau diskotik. Aduh kalo kayak begini kondisinya, bukannya kamu yang mewarnai tapi bisa-bisa kamu yang terwarnai, Non.

Kalo memang OSIS di sekolah kamu masih sekuler banget dan keukeuh untuk bertahan dengan identitas itu, kamu bisa melakukan pilihan yang lain. Nggak perlu untuk maksa masuk menjadi bagian di dalamnya. Kamu and the genk bisa mulai mengaktifkan rohis sekolah, misalnya. Atau kalo rohis pun juga lebih bangga dengan identitas sekulernya (ada loh rohis kayak gini, biar dibilang gaul gitu), maka masih ada cara lain. Masih banyak jalan menuju Roma. Masih lebih banyak jalan lagi menuju surga.

Kamu adakan aja pdkt alias pendekatan intensif ke teman-teman, adik-adik kelas, atau bahkan kakak kelas. Pdkt untuk apa? Untuk me-landing-kan ide-ide kamu agar tuh sekolah nggak sekuler lagi. Agar almamater tercinta menjadi lebih baik dan lebih keren. Agar kamu nggak merasa berjuang sendiri. Agar semua teman kamu sama-sama merasakan indahnya hidup dalam naungan TUHAN  YME.

Semuanya ini nggak akan terwujud tanpa kesolidan dari semua anggota genk ala cewek sholihah. Butuh kerjasama yang kuat dan mantap. Kalo kamu menolong agama Allah, yakin deh bahwa Allah pasti akan menolong kamu. Pelan tapi pasti kondisi dan situasi sekolah kamu akan berubah menjadi lebih baik. Sisa-sisa sekuler akan lenyap seiring dengan bangkitnya Islam menjadi the way of life bagi komunitas di sekolahmu. Insya Allah.?آ

Nah, kalo semua persayaratan utama di atas sudah kamu penuhi, maka kamu bisa beranjak ke bagian berikutnya. Ingat, genk kamu terdiri dari kumpulan manusia yang mempunyai kehendak dan perasaan masing-masing. Artinya, kamu jangan sembarangan memperlakukan mereka. Bila kamu suka diperlakukan dengan baik, maka itu juga yang harus kamu lakukan pada mereka. Ukhuwah satu sama lain kudu tetap dijaga.

Jangan seperti sosok monster bagi genkmu. Jangan karena alasan biar disegani, kamu jadi sok jual mahal dengan tampang angker biar lebih dihormati. Ada loh karakter seperti ini. Bawaannya jaim dan jaga wibawa mulu. Jarang senyum. Kalo pun ada kata-kata yang keluar dari mulutnya, isinya cuma ngeritik dan bikin sakit hati orang lain or anggota genk yang lain. Moga deh kamu bukan tipe seperti ini.

Dan yang penting, meskipun genk ala cewek sholihah ini sudah eksis, jangan sampai orang di luar anggota genk merasa terganggu. Gimana nggak kalo kemana-mana kamu and the gank maunya kumpul dengan orang yang itu-itu aja.

Kalo udah pada kelar baca bahasan kali ini, apa kamu masih diam aja? Ayo bergerak. Bergerak untuk kebangkitan hakiki. Masalahnya, kamu mau turut ambil bagian di dalamnya or hanya menjadi penonton yang cuma bisa sorak sorai bergembira? Itu semua membawa konsekuensi masing-masing di hadapanNya. Ayo, para cewek, jangan mau ketinggalan. Surga dan ridho Allah sudah menanti kalian. Jangan bengong aja. awas kesambeeet…..

-Che-

Bocah Caruban Motret Kebanjiran

Terbayang ga kalo kota Caruban kebanjiran?????

Ga mungkin kah?????

Ni da sedikit cuplikan gambar yang memperlihatkan kota Caruban dilanda banjir…..

2 minggu lalu waktu ujan dari pagi hingga sore netes terus…..

(thank Jo atas gambar’e, jng lupa ditunggu yg lainnya)

banjir-1banjir-2banjir-3banjir-4banjir-5banjir-6banjir-7banjir

foto diambil didaerah Bangunsari, Pasar Sayur…….

berdoa aja semua Caruban ga tergenang air seperti ini, kalo tergenag semua trus daerah lain yang lebih rendah datarannya gimana????

jadi waduk?????

bisa jadi wisata baru nich……

sapa yang harus bertanggung jawab?????

Hanya Tuhan yang tahu…….

  • Kalender

    • Desember 2016
      S S R K J S M
      « Sep    
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031  
  • Cari